Cerveza Barrachos lahir pada tanggal 22 Agustus 1998 tumbuh di distrik pinggiran Madrid—wilayah yang terkenal dengan pasar gelap, perjudian ilegal, dan bar-bar tua yang menjadi tempat transaksi tersembunyi. Ibunya memiliki bar kecil yang tampak biasa di siang hari, namun berubah menjadi titik pertemuan orang-orang berpengaruh di malam hari. Dari sanalah Cerveza mengenal dunia kriminal sejak usia muda—tanpa kekerasan, tanpa senjata, hanya uang, kepercayaan, dan pengkhianatan. Di usia remaja, Cerveza mulai menjadi perantara transaksi kecil: pengiriman barang ilegal, pengaturan hutang, dan pengamanan acara bawah tanah. Ia belajar bahwa dalam dunia gelap, orang yang paling berbahaya bukan yang paling kuat, melainkan yang paling tenang dan paling sabar. Masalah besar di Madrid memaksa Cerveza meninggalkan Spanyol. Sebuah kesepakatan gagal dan kesalahan orang lain membuat namanya masuk daftar hitam kelompok kriminal lokal. Untuk menghindari konflik yang lebih besar, dia memilih pergi ke Amerika Serikat dan menghilang dari radar lama. Los Santos menjadi tempat pelarian sekaligus peluang baru. Kota ini penuh dengan kriminal oportunis, organisasi besar, dan pasar gelap yang hidup. Cerveza tidak langsung terjun ke dunia ilegal—ia membangun reputasi perlahan, bekerja legal sambil mengamati peta kekuasaan kota. dia dikenal bukan sebagai petarung, melainkan otak di balik layar. Cerveza menghindari konflik terbuka, namun tidak ragu mengambil langkah tegas jika dikhianati. Baginya, reputasi adalah segalanya sekali namanya jatuh, kariernya selesai. Cerveza Barrachos tidak tertarik menjadi gangster jalanan. Ambisinya adalah membangun jaringan kriminal rapi, senyap, dan menguntungkan—tanpa banyak jejak, tanpa sorotan publik. dia ingin menjadi sosok yang namanya jarang disebut, namun selalu ada di balik keputusan besar